Nama: iin royati
NPM: 15214118
Kelas: 1EA17
Nilai-nilai sastra dalam novel “Surat
Kecil untuk Tuhan”
Unsur
Intrinsik :
• Tema : Perjuangan seorang Remaja
melawan penyakit kanker Ganas
(Rabdomiosarcoma),tetapi memiliki semangat
untuk Hidup.
• Penokohan :
~Keke
(Tokoh utama yang Berperan Sebagai “Aku”) :
Seorang remaja
yang aktif,cerdas,dan percaya diri.Memiliki keinginan dan cita-cita dirinya
sendiri,walau hidupnya tidak akan lama Lagi.
Hal ini dapat
dilihat dari
Bacaan hal 11 :
“Satu Lagi
kebiasaanku setiap pulang sekolah sambil menunggu ayah selesai bekerja di
kantor sekolah.Aku sering ikut ekstrakulikuler volley dengan kakak-kakak
kelas dan kedua Kakakku.Selain itu, aku juga suka ikut membantu mereka untuk
membuat Mading (Majalah Dinding).Kemudian aku diarahkan oleh kakak Kelasku
menjadi team Kreatif MADING karena kata mereka aku berbakat menggambar dan daya
imajinasiku tinggi.Bagitu kata mereka.”
~Ayah
Keke (Dalam cerita Disebut “Ayah”) :
Seorang ayah
yang bijaksana dan perhatian kepada ketiga Anaknya.Hal ini dapat dilihat dari
Bacaan Hal 61 :
“Aku menolak di
gigitan kedua, tetapi ayah dengan setia berada disampingku dan terus memberikan
dukungan kepadaku sambil merayuku untuk memakan obat-obat herbal tersebut.’Ayo,
Keke…Dimakan sayang… kank kamu mau sembuh.Kita berangkat umroh sama-sama nanti
kalau kamusembuh.Nanti di tanah suci kita bersyukur kepada Allah karena kamu
diberikan kesehatan.Kamu mau kan sayang…??? Kata Ayah’
“
~Andi :
Pehatian dan Penyayang.Hal ini dapat
dilihat dari bacaan Hal 72. :
“Keke, Andi tau kamu marah terhadap keadaan! Tapi bukanlah menyiksa diri
seperti ini bukanlah Keke yang sesungguhnya?! Keke yang sesungguhnya adalah
orang yang Andi cintai dan seorang gadis yang tabah.Keke yang Andi cintai
adalah putri yang selalu tersenyum dan riang dalam keadaan apapun! “ Ujar Andi.
~Pak Iyus :
Sangat setia pada keluarga Keke.Baik penyabar, perhatian terhadap Keke.
Hal ini dapat dilihat Dari bacaan Hal
113 :
“Kamu tenang aja, Ke…. Nggak usah khawatir.Ada ayah,ada kak Chika,ada kak Kiki
dan ada pak Iyus yang nemenin kamu kemana aja. Pokoknya kamu tenang aja…. Mendingan kita lanjutkan Makan kita ini, oke?”
Ujar pak Iyus sambil mengajakku bercanda.
~Sahabat-Sahabat
Keke. (Fadha,Maya,Shifa,Ida,Andhini)
Baik, setia menemani Keke Disaat-saat terakhir Keke baik,
setia Kawan.
Hal ini dapat dilihat dari Bacaan Hal 99 :
Hal ini dapat dilihat dari Bacaan Hal 99 :
“Hal pertama yang kulakukan ketika aku
kembali ke bangku sekolahku, yaitu..
Kuletakkan tanganku dan kusentuh dengan
jariku.Rasa lembut meja coklat
Ini nyaris telah kulupakan. Fadha dan
Sahabat-sahabatku hanya tersenyum
Padaku sambil berkata……
“Welcome
back,Keke..!!” Ujar Mereka..”
~Bibi :
Seorang Pembantu rumah tangga yang baik dan perhatian kepada Keke.
Hal ini dapat dilihat dari bacaan Hal
13-14 :
Ayah sudah menunggu di mobil bersama
supirnya. Aku berlari menuju bangku belakang.Lalu ayah berkata padaku,“Lama
banget sih… Katanya mau latihan dulu sebelum upacara pagi ini! “ “Aduh ayah..
Maaf, tadi kesiangan sedikit.. “ Lalu Bibi memberikan roti kepada ayah untuk
diberikan padaku
“Ini, makan roti yang sudah disiapkan
Bibi!”
~Kak Kiki :
Suka Bercanda dan sedikit jahil kepada Keke.Hal ini dapat dilihat dari
Bacaan Hal 29:
“Kak Kiki tidak percaya begitu saja.Saat aku lengah, dia langsung mencopot
kacamata hitamku. Akhirnya semua pun tau. Benar saja
dugaanku!! Tawa Kakakku meledak dan ia terlihat senang melihat wajahku.
Untungnya ayah Langsung melotot ke arah kakakku dan kak Kiki pun terdiam. Ayah
memperhatikan keadaan mataku. Ia sedikit panik melihat aku bisa tertular
penyakit mata karena sejak kecil aku terbilang jarang sakit.”
~Angel :
Sombong,norak,dan
suka mengejek sesama temannya.Hal ini dapat dilihat
Dari bacaan Hal 33 :
Sebelum pertandingan,Angel sempat mendatangi timku.
“Aduh, kayaknya kalau memang dengan keadaan musuh yang sakit nggak Enak juga
ya? Tapi apa boleh buat.. Kita terpaksa harus menang dengan
Keadaan kayak gini!” Fadha langsung bangkit. Aku menarik tangannya untuk tidak melayani Ejekan Angel. “Oops. Awas ada
yang mau nubruk. Sebaiknya simpan aja tenaganya
buat Ngalahin kita.. Daa… “Ucap Angel sambil meninggalkan kami”.
~dr.Adi Kusuma :
Seorang Dokter yang pertama merawat Keke ketika Keke sakit.dr.Adi sangat
Baik merawat Keke.Hal ini dapat
dilihat dari bacaan Hal 35-36 :
“Jadi, Keke kenapa dok? Kok sakit mata
sampe mimisan gitu?”
“Hmm.. Sampai sejauh ini sih saya kira Sinus. Tapi belum tau juga kalau belum
di Ronsen. Sekarang saya tulis resep aja. Kalau bisa sih Keke jangan
sekolah dulu selama proses pengobatan..”
Iya..” Jawabku singkat.
“Obat ini diminum dulu secara teratur
selama 5 hari. Bila tidak ada perubahan, saya akan buat surat pegantar ke
dokter THT (Telinga Hidung Tenggorokan).”Ujar dokter Adi Kusuma.
~Prof.Mukhlis :
Seorang Profesor yang ahli dalam bidang kanker.Prof Mukhlis sangat berjuang dalam mengatasi penyakit kanker Keke.Hal ini dapat dilihat dari bacaan Hal 115 :
Seorang Profesor yang ahli dalam bidang kanker.Prof Mukhlis sangat berjuang dalam mengatasi penyakit kanker Keke.Hal ini dapat dilihat dari bacaan Hal 115 :
“Kita coba lakukan hal yang sama, yaitu
dengan proses kemoterapi satu Seri lagi,dilanjutkan
dengan Radioterapi dengan disinar. Jika ini belum
berhasil maka akan saya diskusikan dengan teman-teman saya di Universitas
Indonesia. Kita bedoa saja, semoga cara ini
berhasil.” Kalimat pesimis dari Prof Mukhlis.
• Latar/setting :
~ Latar tempat
kejadian dalam cerita ini adalah di Kota Jakarta.
Tepatnya
di kawasan Green Garden-Jakarta menuju ke Pedagang Kaki lima.
~ Latar waktu kejadian
dalam novel tersebut adalah malam Hari
~ Suasana
Kejadian dalam novel tersebut adalah Menyenangkan
Ketiga
latar dalam kutipan novel tersebut terungkap dalam cerita pada Bacaan Hal
111. “ . . .Ayah pun mangajak kami makan malam diluar sambil menikmati
udara malam Kota Jakarta, karena hari ini menu makan malam kami tidak
tersedia. Sejenak kami menikmati sea food di kaki lima yang
enak di kawasan Green Garden.Aku senang kami bisa tertawa
bersama-sama dan aku berhasil melenyapkan rasa gundah dihati ayah dan
kakak-kakakku.”
• Alur/plot :
Dari kutipan novel “Surat Kecil
Untuk Tuhan” memiliki alur yang bersifat maju. Cerita disusun berdasarkan
urutan waktu yang berjalan ke depan. Bukan berbalik ke masa lalu/lampau.
a. Pengenalan
Keke adalah seorang anak yang cantik
dan pandai, ia suka bermain volley. Ia juga memiliki banyak kawan dan tentunya
memiliki keluarga yang bahagia walaupun ayah dan ibunya telah berpisah, namun
ia selalu bahagia dengan apa yang ia miliki.
b. Pemunculan Konflik
Kak Kiki kakaknya
Keke menderita sakit mata, memang pada saat itu sakit mata sedang banyak
menyerang siswa disekolah Keke. Dan pada saat itu juga ternyata Keke tertular
penyakit mata itu, sehingga mata Keke membengkak. Awalnya memang bengkak biasa,
namun lama kelamaan bengkak itu makin membesar sampai wajah Kekepun ikut
membesar. Dan dokterpun memvonis bahwa Keke mengidap penyakit kanker jaringan
lunak yang amat ganas.
c. Konflik Memuncak
Lama-lama kanker
itu mulai melemahkan Keke, tapi ayah Keke terus berusaha untuk menyembuhkan
Keke. Setelah melakukan pengobatan alternatif kesana kemari, keadaan Keke tak
kunjung membaik. Hingga akhirnya Keke bertemu dengan seorang profesor yang
hebat. Kemudian Keke melakukan pengobatan kemoterapi. Kemoterapi ini berhasil,
walaupun Keke harus meraskan dingin dan rambutnya yang berguguran.
d. Penurunan Konflik
Kanker tersebut sempat hilang, namun
kanker itu datang kembali dan semakin menyebar. Namun ayah Keke terus berusaha.
Disisi lain Keke terus berusaha untuk membahagiakn orang disekitarnya. Ia pun
mulai menyadari bahwa hidupnya takkan lama lagi. Ia makin rajin belajar karna
ia ingin tetap belajar pada detik-detik terakhir dihidupnya.
e. Penyelesaian
Setelah berusaha sedemikian kerasnya
dengan tak ada hasil, maka ayah Keke mulai merelakan Keke jika Keke harus pergi
meninggalkannya. Saat Keke dirawat di rumah sakit, Keke sempat koma untuk
beberapa lama, dan sempatterbangun dari komanya. Namun setelah itu ia kembali
tertidur dengan tenang untuk selamanya. Ayah dan keluarga yang lain telah
merelakan kepergian Keke. Dan pada saat Keke memejamkan mata, seluruh ruangan
rumah sakit tempat dimana Keke dirawat harum bunga melati.
• Gaya bahasa :
Gaya bahasa bentuk
ungkapan :
Hal
ini dapat dilihat dari bacaan hal 83 :
→ Aku merasa bagaikan makhluk asing yang tiba di Bumi. Ditempatkan
Di sebuah ruang kosong.
• Sudut Pandang : → Sebagai Orang Pertama yang menceritakan tentang dirinya
• Sudut Pandang : → Sebagai Orang Pertama yang menceritakan tentang dirinya
Sendiri.
Bukti dapat dilihat dari bacaan Hal 5 :
Hai sobat,,kenalkan.
Namaku Gita Sesa Wanda Cantika.terlalu panjang ya..
Ok! Biar gampang sebut saja namaku Keke. Aku anak ke-tiga dari tiga
Bersaudara. Aku mempunyai dua kakak laki-laki,namanya juga dipersingkat
Saja.Panggil mereka Chiko yang tampan dan Kiki yang manis.Hehehe….
Jadi diantara keluarga ku, aku adalah anak perempuan satu-satunya.
• Amanat/pesan :
`Jangan mudah menyerah menjalani hidup ini, meskipun harus menderita
Penyakit kanker (Kanker
Rabdomiosarkoma)
Bukti → Hal 64 : “…Ayah..Keke udah cukup
sabar.Tapi Keke sudah tidak sanggup
Lagi…!! Keke ingin menyerah dan lebih baik Keke mati saja..!!”
Unsur Ekstrinsik
1.Latar Belakang Pengarang
Agnes Davonar
adalah seorang fenomenal dalam dunia sastra Indonesia. Ia memulai kariernya
sebagai seorang penulis amatir di sebuah blog. Kemudian dengan cepat berkembang
menjadi penulis yang mau belajar hingga melahirkan novel online dan 42 cerita
pendek yang begitu melekat bagi semua pembaca situs pribadinya.
Tak heran bila
sebuah kutipan dari sebuah portal informasi detik.com mengatakan “bahwa tidak
sulit untuk mencari karya dari seorang Agnes Davonar”. Keunikan sendiri
terdapat dalam nama Agnes Davonar. Agnes berasal dari namanya, sedangkan
Davonar diambil dari nama adiknya. Jadi mereka adalah dua saudara yang bersatu
dalam sebuah karya.
Agnes lahir di
Jakarta 8 Oktober sedangkan Davonar lahir di Jakarta, 7 Agustus. Merka adalah
dua saudara yang besar dalam lingkungan seni. Ayahnya adalah seorang pelukis
kaligrafi Cina sedangkan ibunya adalah seorang ibu rumah tangga yang tangguh.
Mereka berdua membentuk sebuah blog dengan situs http://lieagneshendra.blogs.friendster.com
.
Agnes bekerja sebagai karyawan swasta
dan Davonar berkuliah di Universitas sastra Jepang Bina Nusantara.
Keduanya memiliki hobby yang sama yakni
menyukai olahraga. Tapi kelihaian menulis tekah mengantarkan keduanya sebagai penulis
muda berbakat dalam jajaran sastra Indonesia. Agnes Davonar menyebutnya sebagai
Novelis dan Cerpenis online.
Karena ketulusan dan kedisiplinan dalam
berkarya sebuah situs peringkat Blog Topseratus.com menempatkan Blognya sebagai
peringkat pertama dari 100 blog terbaik di Indonesia. Sangat mencengangkan,
sebuah Blog sastra mengalahkan Blog dan situs internet yang pada umumnya lebih
memfokuskan pada music ataupun tips-tips mencari uang marketing melalui
internet.
Surat kecil
untuk Tuhan adalah kisah nyata yang pertama mereka tulis dan sempat
dipublikasikan di blog mereka. Ribuan air mata berjatuhan ketika kisah ini
dibaca, atas permintaan pembacanya Agnes Davonar pun membuat kisah ini menjadi
novel keduanya dan pastinyakisah ini lebih sempurna dengan ribuan air mata yang
siap berjatuhan disetiap bait perjalanan Keke.
2. Nilai yang Terkandung dalam Novel
a. Nilai Agama
Dalam novel ini terkandung nilai
keagamaan yang islami. Dan mengajarkan
kita untuk lebih banyak bersyukur kepada Tuhan dan tidak menyombongkan diri
kita.
b. Nilai Moral
Terkandung nilai moral yang amat baik,
yaitu disaat teman Keke mengejeknya, ia tetap diam dan hanya tersenyum dengan
ejekan itu. Di saat Keke jatuh sakit teman yang mengejeknya memberi dukungan kepada
ia untuk tetap bertahan untuk menghadapi penyakitnya.
c. Nilai Sosial
Saling membantu dan memberi dukungan
kepada teman dan siapapun (orang lain) yang ada disekitar kita.
d. Nilai Budaya
Terdapat nilai-nilai budaya di Jakarta,
yaitu budaya para remaja didaerah Jakarta dan sekitarnya.
Tidak ada komentar:
Posting Komentar