Rabu, 25 Oktober 2017

tugas 3softskill Komunikasi Bisnis ( analisis kasus penggunaan teknologi komunikasi dalam kegiatan bisnis)



Nama ; iin royati
NPM  ; 15214118
Tugas ; softskill Komunikasi Bisnis ( tugas 3 analisis kasus penggunaan teknologi komunikasi dalam kegiatan bisnis)
PENDAHULUAN
Penerapan Teknologi Informasi dan Komunikasi banyak digunakan para usahawan. Kebutuhan efisiensi waktu dan biaya menyebabkan setiap pelaku usaha merasa perlu menerapkan teknologi informasi dalam lingkungan kerja
Kita telah melihat perkembangan teknologi informasi (TI) yang luar biasa selama beberapa dekade terakhir, secara umum istilah teknologi informasi lebih dikenal dengan istilah komputerisasi. Mulai dari input data, proses data, menyimpan data, dan mendistribusikan data, yang semuanya itu dilakukan oleh komputer sehingga akan berjalan secara otomatis dan tidak dikerjakan lagi secara manual. 
Salah satu peranan teknologi informasi bagi perusahaan yang paling nyata adalah semua pekerjaan akan lebih cepat dan akurat. Penerapan teknologi informasi yang efektif akan mengurangi biaya yang tidak diharapkan dan dapat meningkatkan fleksibilitas. Hal ini akan terlihat dalam alur bisnis yang menjadi lebih terorganisir dan tersentralisasi. 

·         Keuntungan Menguasai Teknologi Informasi
1.      Semakin maraknya penggunaan TIK akan semakin membuka lapangan pekerjaan.
2.      Bisnis yang berbasis TIK atau yang biasa disebut e-commerce dapat mempermudah transaksi-traansaksi bisnis suatu perusahaan atau perorangan
3.      Dengan fasilitas pemasangan iklan di internet pada situs-situs tertentu akan mempermudah kegiatan promosi dan pemasaran suatu produk

·         Pemanfaatan Teknologi Informasi dalam Komunikasi Bisnis
1.      Munculnya peluang bisnis baru (E-business), dengan semakin majunya teknologi dan informasi akan mendorong beberapa orang untuk menciptakan beberapa peluang yang sangat menguntungkan dan sebagai modal bisnis yang sangat menguntungkan. Contohnya pemanfaatan kemajuan teknologi dan komunikasi adalah google. Di mana search engine google banyak digunakan untuk mencari sesuatu di internet dan perusahaan google akan mendapatkan banyak keuntungan.
2.      Mengurangi biaya produksi dan operasional, kemajuan teknologi dan informasi dapat membantu perusahaan dalam mengurangi biaya produksi sehingga perusahaan akan mendapatkan keuntungan yang besar dengan mengeluarkan pengeluaran yang sedikit. dan mengurangi operasional sehingga perusahaan dapat menambah jumlah produksi di setiap barang produksinya.
3.      Mempermudah proses komunikasi dan monitoring setiap karyawan, mempermudah proses komunikasi dan monitoring setiap karyawan yang bekerja, sehingga karyawan tidak perlu repot-repot datang ke ruang rapat dan berkumpul bersama, dan bisa melakukan teleconference untuk saling berkomunikasi mengenai beberapa ide. Hal tersebut membuat rapat menjadi lebih praktis dan juga dapat mengawasi kinerja para karyawan.
4.      Akses informasi dan penyebaran informasi, mempublikasikan berita melalui internet dapat tersebar luas dengan cepat dibandingankan dengan enggunakan fax atau pos. Kita dapat menyebar luaskan informasi ke seluruh dunia dan dapat berinteraksi langsung melalui komputer.
5.      Komunikasi yang cepat, fasilitas yang ada di internet banyak membuktikan kecepatanya berkomunikasi dengan orang yang dituju, seperti E-mail yang telah banyak digunakan untuk mengirim dan menerima dokumen. Chat atau video conferencing juga mempercepat komunikasi.

·         Pengaruh Pemanfaatan Teknologi  Informasi Dalam Pengambilan Keputusan Bisnis
Salah satu pengaruhnya adalah agar terus bisa bertahan di dunia bisnis,karena persaingan yang keras dalam dunia bisnis tentunya sangat membutuhkan perusahaan yang dapat menangani akan hal apapun yang memberi ancaman pada perusahaan segingga mengharusknan manajer untuk mengambil keputusan secara cepat, semua bisnis tentunya juga membutuhkan semua informasi yang sangat aktual, cepat dan dapat dipercaya untuk mengambil keputusan tersebut, yang mana semua permasalahan tersebut hanya bisa diselesaikan melalui Teknologi Informasi dan Komunikasi ( ICT ) agar bias di selesaikan secara cepat.
Pergerakan bisnis yang semakin cepat menuntut komunikasi (suara, data dan informasi) yang lebih lebih cepat guna mempertahankan pelanggan, pemasok, dan, bahkan, dalam menghadapi persaingan,oleh karna itu teknologi informasi sangat di butuhkan dalam dunia bisnis agar mempermudah para manajer untuk mengambil keputusan secara cepat untuk meyelesaikan persoalan-persoalan dalam perusahaan.

·         Contoh Kasus
Contoh kasusnya yaitu bejualan ‘’Pisang Coklat pelangi’’,kebetulan usaha ini milik teman saya sendiri,ketika bulan pertama penjualan omset yang dia dapat belum terlalu besar bahkan bisa di bilang kecil,walaupun tempat usahanya bisa di bilang strategis, berada di tepi jalan utama yang di sampingnya terdapat sekolah dan di sebrang jalan tempat usahanya ada polsek,yang menurut saya strategis,namun sepi pembeli,kemudian pemilik usaha (temen saya) cari tau kenapa pembelinya sepi,dia sempat menyimpulkan jika rasanya kurang enak sehingga dia berinisyatif mengirimkan tester kepada teman-temanya termasuk saya untuk diminta pendapat,saya jawab ‘’saya pribadi suka dengn rasanya jenis pisang dan coklatnya jadi kalau menurut saya bukan masalah rasa,mungkin orang-orang belum tau kalo ada  yang jualan pisang coklat pelangi di tempat itu,coba deh kan ada facebook,instagram dll,coba kamu share tempat usaha kamu alamat beserta menu dan harganya’’,setelah dia mencoba cara dengan dia share ke facebook,instagram dll omset nya makin hari makin bertambah, bahkan dia mulai mempunyai pelanggan tetap,serta mulai mendapatkan pemesanan secara online, kerena dia memanfaatkan teknologi komunikasi melalui media facebook,instagram dll,dengan cara itu dia juga bisa mengembangkan usahanya dengan membuka cabang-cabang baru.


Referensi


Selasa, 17 Oktober 2017

softskill Komunikasi Bisnis (tugas 2 menganalisis struktur sebuah organisasi perusahaan)



Nama ; iin royati
NPM  ; 15214118
Tugas ; softskill Komunikasi Bisnis (menganalisis struktur sebuah organisasi perusahaan)
PT Kereta Api Indonesia (Persero)
Struktur Organisasi PT Kereta Api Indonesia (Persero)

Keterangan ;
·         Vice President   :  Sebagai pimipinan Subdivre 3.1 KPT yang memiliki kuasa dan pemberi keputusan terhadap perusahaan atas laporan yang telah diberikan
·         Manager SDM   : Sebagai pengatur dan pemimpin unit SDM yang berhubungan dengan masalah kepegawaian
·         Manager Keuangan : Sebagai pengatur dan pimpinan unit keuangan yang berhubungan dengan masalah keuangan
·         Manager Operasional : Sebagai pengatur dan pemimpin unit operasional kereta api
·         Ass.Man Penggajian :Sebagai  wakil manager SDM  yang mengatur  dibagian penggajian
·         Ass.Man SDM :Sebagai wakil Manager SDM yang mengatur dibagian SDM
·         Ass.Man Dokumen dan Kerumah tanggaan: sebagai wakil manager SDM yang mengatur dibagian dokumen dan kerumah tanggaan.
·         Ass.Man.Anggaran: sebagai wakil manager keuangan yang mengatur dibagian anggaran.
·         Ass. Man.Akuntansi : sebagai wakil manager keuangan yang mengatur dibagian akuntansi.
·         Ass.Man. Keuangan : sebagai wakil manager keuangan yang mengatur dibagian keuangan.
·         Junior Manager Penagihan : sebagai wakil manager keuangan yang mengatur dibagian penagihan asset – asset kereta api.
·         Perbendaharaan : sebagai wakil manager keuangan yang mengatur dibagian kas sub divre 3.1 KPT.
·         Ass.Man.Perka : sebagai wakil manager operasional yang mengatur dibagian perjalanan kereta api.
·         Ass.Man.Operasi Sarana : sebagai wakil manager operasional yang mengatur dibagian operasi sarana.
·         Ass.Man.Pelayanan : sebagai wakil manager operasional yang mengatur dibagian pelayanan jasa.
·         Pelaksana : Melaksanakan apa yang ditugaskan para ass.man sesuai dengan unitnya masing-masing.
Komunikasi  Vertikal pada Struktur Organisasi PT Kereta Api Indonesia (Persero)
Seperti yang tertera pada gambar di atas komunikasi  kertikal pada Struktur organisasi PT Kereta Api Indonesia (Persero) dimulai dari tingkat yang paling atas yaitu Vice President ke tingkat yang paling bawah yaitu pelaksana, adapun penjelasanya yaitu ;
Vice President  Sebagai pimipinan Subdivre 3.1 KPT yang memiliki kuasa dan pemberi keputusan terhadap perusahaan atas laporan yang telah diberikan oleh Vice President-Manager SDM , Vice President-Manager Keuangan dan Vice President-Manager Operasiona.
Vice President-Manager SDM : mengkoordinir Manager SDM  agar urusan kepegawaian, penggajian pegawai serta dokumen kerumah tanggaan ,dilaksanakan dengan baik dan benar.

Vice President-Manager Keuangan : mengkoordinir Manager  Keuangan agar urusan Anggaran, Akuntansi, Penagihan Sewa Rumah dinas dan asset asset  tersebut  dilaksanakan dengan baik dan benar.

Vice President-Manager Operasional : mengkoordinasi Manager Operasional agar urusan Operasional perjalanan KA , Sarana perkereta-apian serta pelayanan jasa dapat dilaksanakan secara baik dan benar.
Manager SDM
Yang membawai;
·        
Manager SDM –Vice President
: melaporkan kegiatan di unit Sdm  kepada Vice President  untuk dikoreksi  dan dipertanggung jawabkan.
·        
Manager SDM-Manager Keuangan:  berkoordinir dalam hal laporan kebutuhan jumlah gaji pegawai dan tunjangan tunjangan yang diberikan.
·        
Manager SDM-Manager Operasional: berkoordinir dalam hal kepegawaian, baik dalam kuota pegawai maupun prestasi pegawai
·        
Manager SDM-Assman Penggajian: Mengawasi dan Mengkoordinir Assman penggajian  agar urusan penggajian pegawai terlaksana dengan baik dan benar.
·        
Manager SDM-Assman SDM: Mengawasi dan mengkoordinir  kepada asssman SDM agar urusan kepegawaian (cuti,mutasi,pensiun dll) bisa terlaksana dengan baik dan benar.
·        
Manager SDM-Assman Dokumen Kerumah Tanggaan: Mengawasi dan mengkoordinir kepada Assman Dokumen dan kerumahtanggaan agar urusan dokumen dan kerumahtanggaan berjalan dengan baik dan benar (Surat Masuk,Surat Keluar, dll)
Manager Keuangan
Yang membawai;
·        
Manager Keuangan-Vice President: melaporkan kegiatan di unit Keuangan kepada Vice President untuk dikoreksi dan dipertanggung jawabkan
·        
Manager Keuangan-Manager Operasional: berkoordinir dalam hal kebutuhan dana opereasional kereta-api(Mulai dari BBM Hingga Pemberian uang jalan)
Manager Keuangan-Assman Anggaran: Mengawasi dan mengkoordinir kepada Assman Anggaran, agar urusan anggaran terlaksana dengan baik dan benar.
·        
Manager Keuangan-Assman Akuntansi: Mengawasi dan mengkoordinir kepada assman Akuntansi, agar urusan akuntansi dapat berjalan dengan lancar dan benar.
·        
Manager Keuangan-Assman Keuangan: mengawasi dan mengkoordinir kepada Assman Keuangan, agar urusan keuangan dapat berjalan dengan lancar dan benar.
·        
Manager Keuangan-Junior Manager Penagihan: mengawasi dan mengkoordinir kepada JM Penagihan, agar urusan penagihan sewa rumah dinas dan asset lainnya berjalan dengan lancar dan benar.
·        
Manager Keuangan-Perbendaharaan (PBD):Mengawasi dan mengkoordinir kepada pegawai PBD agar urusan kas daerah dapat dipertanggung jawabkan secara benar
Manager Operasional
Yang membawai ;
·        
Manager Operasional-Vice President: Melaporkan Kegiatan di unit operasional kepada Vice President untuk dikoreksi dan dipertanggung jawabkan.
·        
Manager Operasional-Assman PERKA: Mengawasi dan mengkoordinir Assman PERKA agar urusan perka dapat berjalan dengan baik dan benar sesuai GPK (Garis Perjalanan Kerta Api).
·        
Manager Operasional-Assman Operasional Sarana: Mengawasi dan mengkoordinir Assman OpSar  agar urusan pengoperasian sarana kereta api bisa terlaksana dengan baik dan benar.
·        
Manager Operasional-Assman  Pelayanan : Mengawasi dan mengkoordinir  Assman Pelayanan , agara urusan pelayanan jasa kereta-api khususnya bagi pengguna jasa kereta api dapat dilaksanakan dengan baik dan benar sesuai dengan SOP Pelayanan (Standar Operasional Procedure).
Semua Assman-Pelaksana:  Berwewenang untuk member komando kepada pelaksana, baik pelaksana operasional, maupun perkantoran agar dapat menyelasaikan tugas nya masing masing dengan baik dan benar.

Komunikasi  Horizontal pada Struktur Organisasi PT Kereta Api Indonesia (Persero)
Untuk komunikasi  horizontal pada struktur organisasi PT Kereta Api Indonesia (Persero)
Adalah terjadi pada bagian Vice President-Manager SDM , Vice President-Manager Keuangan dan Vice President-Manager Operasiona,karena masing-masing jabatan mempunyai kedudukan yang sama,dan karena masing-masing jabatan sebagai pengatur dan penanggung jawab setiap bagianya,jadi mereka saling mengkoordinasikan satu sama lainya.

TUGAS 2softskill Komunikasi Bisnis (menganalisis struktur sebuah organisasi perusahaan)



Nama ; iin royati
NPM  ; 15214118
Tugas ; softskill Komunikasi Bisnis (menganalisis struktur sebuah organisasi perusahaan)
PT Kereta Api Indonesia (Persero)
Struktur Organisasi PT Kereta Api Indonesia (Persero)


Keterangan ;
·         Vice President   :  Sebagai pimipinan Subdivre 3.1 KPT yang memiliki kuasa dan pemberi keputusan terhadap perusahaan atas laporan yang telah diberikan
·         Manager SDM   : Sebagai pengatur dan pemimpin unit SDM yang berhubungan dengan masalah kepegawaian
·         Manager Keuangan : Sebagai pengatur dan pimpinan unit keuangan yang berhubungan dengan masalah keuangan
·         Manager Operasional : Sebagai pengatur dan pemimpin unit operasional kereta api
·         Ass.Man Penggajian :Sebagai  wakil manager SDM  yang mengatur  dibagian penggajian
·         Ass.Man SDM :Sebagai wakil Manager SDM yang mengatur dibagian SDM
·         Ass.Man Dokumen dan Kerumah tanggaan: sebagai wakil manager SDM yang mengatur dibagian dokumen dan kerumah tanggaan.
·         Ass.Man.Anggaran: sebagai wakil manager keuangan yang mengatur dibagian anggaran.
·         Ass. Man.Akuntansi : sebagai wakil manager keuangan yang mengatur dibagian akuntansi.
·         Ass.Man. Keuangan : sebagai wakil manager keuangan yang mengatur dibagian keuangan.
·         Junior Manager Penagihan : sebagai wakil manager keuangan yang mengatur dibagian penagihan asset – asset kereta api.
·         Perbendaharaan : sebagai wakil manager keuangan yang mengatur dibagian kas sub divre 3.1 KPT.
·         Ass.Man.Perka : sebagai wakil manager operasional yang mengatur dibagian perjalanan kereta api.
·         Ass.Man.Operasi Sarana : sebagai wakil manager operasional yang mengatur dibagian operasi sarana.
·         Ass.Man.Pelayanan : sebagai wakil manager operasional yang mengatur dibagian pelayanan jasa.
·         Pelaksana : Melaksanakan apa yang ditugaskan para ass.man sesuai dengan unitnya masing-masing.
Komunikasi  Vertikal pada Struktur Organisasi PT Kereta Api Indonesia (Persero)
Seperti yang tertera pada gambar di atas komunikasi  kertikal pada Struktur organisasi PT Kereta Api Indonesia (Persero) dimulai dari tingkat yang paling atas yaitu Vice President ke tingkat yang paling bawah yaitu pelaksana, adapun penjelasanya yaitu ;
Vice President  Sebagai pimipinan Subdivre 3.1 KPT yang memiliki kuasa dan pemberi keputusan terhadap perusahaan atas laporan yang telah diberikan oleh Vice President-Manager SDM , Vice President-Manager Keuangan dan Vice President-Manager Operasiona.
Vice President-Manager SDM : mengkoordinir Manager SDM  agar urusan kepegawaian, penggajian pegawai serta dokumen kerumah tanggaan ,dilaksanakan dengan baik dan benar.

Vice President-Manager Keuangan : mengkoordinir Manager  Keuangan agar urusan Anggaran, Akuntansi, Penagihan Sewa Rumah dinas dan asset asset  tersebut  dilaksanakan dengan baik dan benar.

Vice President-Manager Operasional : mengkoordinasi Manager Operasional agar urusan Operasional perjalanan KA , Sarana perkereta-apian serta pelayanan jasa dapat dilaksanakan secara baik dan benar.
Manager SDM
Yang membawai;
·        
Manager SDM –Vice President
: melaporkan kegiatan di unit Sdm  kepada Vice President  untuk dikoreksi  dan dipertanggung jawabkan.
·        
Manager SDM-Manager Keuangan:  berkoordinir dalam hal laporan kebutuhan jumlah gaji pegawai dan tunjangan tunjangan yang diberikan.
·        
Manager SDM-Manager Operasional: berkoordinir dalam hal kepegawaian, baik dalam kuota pegawai maupun prestasi pegawai
·        
Manager SDM-Assman Penggajian: Mengawasi dan Mengkoordinir Assman penggajian  agar urusan penggajian pegawai terlaksana dengan baik dan benar.
·        
Manager SDM-Assman SDM: Mengawasi dan mengkoordinir  kepada asssman SDM agar urusan kepegawaian (cuti,mutasi,pensiun dll) bisa terlaksana dengan baik dan benar.
·        
Manager SDM-Assman Dokumen Kerumah Tanggaan: Mengawasi dan mengkoordinir kepada Assman Dokumen dan kerumahtanggaan agar urusan dokumen dan kerumahtanggaan berjalan dengan baik dan benar (Surat Masuk,Surat Keluar, dll)
Manager Keuangan
Yang membawai;
·        
Manager Keuangan-Vice President: melaporkan kegiatan di unit Keuangan kepada Vice President untuk dikoreksi dan dipertanggung jawabkan
·        
Manager Keuangan-Manager Operasional: berkoordinir dalam hal kebutuhan dana opereasional kereta-api(Mulai dari BBM Hingga Pemberian uang jalan)
Manager Keuangan-Assman Anggaran: Mengawasi dan mengkoordinir kepada Assman Anggaran, agar urusan anggaran terlaksana dengan baik dan benar.
·        
Manager Keuangan-Assman Akuntansi: Mengawasi dan mengkoordinir kepada assman Akuntansi, agar urusan akuntansi dapat berjalan dengan lancar dan benar.
·        
Manager Keuangan-Assman Keuangan: mengawasi dan mengkoordinir kepada Assman Keuangan, agar urusan keuangan dapat berjalan dengan lancar dan benar.
·        
Manager Keuangan-Junior Manager Penagihan: mengawasi dan mengkoordinir kepada JM Penagihan, agar urusan penagihan sewa rumah dinas dan asset lainnya berjalan dengan lancar dan benar.
·        
Manager Keuangan-Perbendaharaan (PBD):Mengawasi dan mengkoordinir kepada pegawai PBD agar urusan kas daerah dapat dipertanggung jawabkan secara benar
Manager Operasional
Yang membawai ;
·        
Manager Operasional-Vice President: Melaporkan Kegiatan di unit operasional kepada Vice President untuk dikoreksi dan dipertanggung jawabkan.
·        
Manager Operasional-Assman PERKA: Mengawasi dan mengkoordinir Assman PERKA agar urusan perka dapat berjalan dengan baik dan benar sesuai GPK (Garis Perjalanan Kerta Api).
·        
Manager Operasional-Assman Operasional Sarana: Mengawasi dan mengkoordinir Assman OpSar  agar urusan pengoperasian sarana kereta api bisa terlaksana dengan baik dan benar.
·        
Manager Operasional-Assman  Pelayanan : Mengawasi dan mengkoordinir  Assman Pelayanan , agara urusan pelayanan jasa kereta-api khususnya bagi pengguna jasa kereta api dapat dilaksanakan dengan baik dan benar sesuai dengan SOP Pelayanan (Standar Operasional Procedure).
Semua Assman-Pelaksana:  Berwewenang untuk member komando kepada pelaksana, baik pelaksana operasional, maupun perkantoran agar dapat menyelasaikan tugas nya masing masing dengan baik dan benar.

Komunikasi  Horizontal pada Struktur Organisasi PT Kereta Api Indonesia (Persero)
Untuk komunikasi  horizontal pada struktur organisasi PT Kereta Api Indonesia (Persero)
Adalah terjadi pada bagian Vice President-Manager SDM , Vice President-Manager Keuangan dan Vice President-Manager Operasiona,karena masing-masing jabatan mempunyai kedudukan yang sama,dan karena masing-masing jabatan sebagai pengatur dan penanggung jawab setiap bagianya,jadi mereka saling mengkoordinasikan satu sama lainya.