Minggu, 14 Januari 2018

Softskill Komunikasi Bisnis ( tugas 4 analisis iklan Teh Botol Sosro )



Nama   : Iin Royati
NPM   : 15214118
Kelas   : 4EA12
Tugas   : Softskill Komunikasi Bisnis ( tugas 4 analisis iklan Teh Botol Sosro )
 
Berikut ini merupakan hasil analisis saya dalam iklan The Botol Sosro yang berjudul ‘’MAKAN “ adapun Analisisnya adalah :
Produk
PT. Sinar Sosro adalah perusahaan teh siap minum dalam kemasan botol yang pertama di Indonesia dan di dunia. PT. Sinar Sosro resmi  didaftarkan pada tanggal 17 Juli 1974 oleh Bapak Soegiharto Sosrodjojo, yang berlokasi di Jalan Raya Sultan Agung KM. 28 kelurahan Medan Satria Bekasi. Pada tahun 1940, keluarga Sosrodjojo memulai usahanya di kota Slawi, Jawa Tengah dengan memproduksi dan memasarkan teh seduh dengan merk Teh Cap Botol. Pada tahun 1960, Soegiharto Sosrodjojo dan saudara-saudaranya hijrah ke Jakarta untuk mengembangkan usaha keluarga Sosrodjojo kepada masyarakat di Jakarta.
Lalu tahun 1965, usaha memperkenalkan Teh Cap Botol ini dilakukan dengan melakukan strategy Cicip Rasa yakni  mendatangi pusat-pusat keramaian seperti pasar. Dengan cara memasak dan menyeduh teh langsung di tempat, dimasukkan kedalam panci-panci besar, untuk selanjutnya dibawa ke pasar dengan menggunakan mobil bak terbuka. Namun cara ini kurang berhasil, karena teh yang dibawa sebagian besar tumpah dalam perjalanan dari kantor ke pasar. Akhirnya secara tidak disengaja, ditemukan ide untuk membawa teh yang telah diseduh di kantor dan dikemas kedalam botol bekas kecap atau limun yang sudah dibersihkan. Pada tahun 1969, dan selama perkembanganya  design kemasanyang digunakan mengalami tiga kali perubahan yakni, tahun 1969 versi pertama, tahun 1972 versi kedua, dan 1974 versi ketiga, namun bukan hanya kemasan saja yang di inovasi tetapi juga dari rasa, sekarang ini the botol sosro mengeluarkan berbagai varian rasa mulai dari original,lass sugar,green tea,jasmine tea,teh sosro celup dan tawar.
Harga
Dari segi harga,  the botol sosro sangat kompetitif di mulai dari kemasan 450 ml dengan harga Rp 6.300, teh celup isi 30 dengan harga Rp 5.600, kemasan 350 ml dengan harga Rp 3.000, kemasan 200 ml dengan harga Rp 2.800, kemasan 1 L dengan harga Rp 8.700.
Diatribusi
Dalam pengembangan bisnisnya, PT. Sinar Sosro telah mendistribusikan produknya keseluruh Nusantara, melalui kantor cabang Penjualan yang tersebar di seluruh Nusantara, selain di dalam negeri, PT. Sinar Sosro juga merambah pasar internasional dengan mengekspor produk-produk one way packaging/non botol beling kebeberapa Negara di Asia, Amerika, Eropa, Afrika, Australia dan Kepulauan Pasifik.
Promosi
Target pasar Teh Botol Sosro yaitu semua lapisan masyarakat dan semua kalangan masyarakat untuk menjadi costumer dari teh botol. Mulai dari kalangan bawah, Teh Botol Sosro juga sangat diminati sampai ke kalangan eksekutif di Indonesia, dari mulai anak – anak (usia 9 sampai 12 tahun), remaja (usia 13 sampai 18 tahun), dan orang dewasa.
Promosi merupakan komponen bauran pemasaran yang paling terlihat nyata, yang mengacu pada teknik mengomunikasikan informasi mengenai suatu produk. Alat promosi terpenting yang dilakukan Sosro mencakup :
1.      Promosi di berbagai media
seperti tv dengan menayangkan iklan,baru-baru terdapat iklan yang beru di luncurkan oleh teh botol sosro yaitu yang bertemakan ‘’makan’’, diiklan tersebut mengankat realita yang terjadi pada masyarakat, kususnya masyarakat Indonesia,yang setiap kegiatan apapun pasti akan diakiri dengan makan,berikut isi pada salah satu iklan tersebut :
”PDKT sama cewe MAKAN ! ,Sukuran MAKAN ! ,Setres MAKAN ! ,Reonian MAKAN ! ,Ga bias tidur MAKAN ! ,Ulang tahun MAKAN ! ,Main kerumah temen MAKAN ! , Temen main kerumah MAKAN- MAKAN ! ,Nonton bola MAKAN ! , Karena di meja makan banyak cerita seru terjadi dan apapun makananya minumnya tetap teh botol sosro, Putus ??? tetep makan dong….!”
2.      Promosi Penjualan
Sering dilakukan dengan membuka stand di acara yang disponsori oleh produk Sosro. Biasanya ditawarkan dengan harga lebih murah, atau dengan penawaran menarik lainnya seperti mendapatkan merchantdise atau hadiah.
3.      Kunjungan Pabrik
Langkah promosi seperti ini tidak banyak dilakukan oleh para pesaing minuman siap minum dalam kemasan. Sosro menyadari bahwa ini merupakan hal penting dalam eksistensinya sebagai produsen minuman siap minum dalam kemasan. Dengan menerima kunjungan, Sosro dapat memperlihatkan kepada publik bahwa produk mereka diolah dengan benar, hiegenis, dan terjamin. Sehingga nantinya masyarakat tidak ragu lagi untuk membeli produk Sosro. Selain itu di website Sosro www.sosro.com juga disediakann formulir pendaftaran untuk kunjungan Pabrik sehingga urusan birokrasinya tidak terlalu sulit.
4.      Sering mengadakan potongan harga
Langkah ini sering di lakukan karena bisa menarik minat beli dari pembeli dan sangat efektif, potongan harga sering di lakukan di minimarket- minimarket seperti Alfamart, indomart, vidamart dll
Sudut pandang Komunikasi Bisnis
Menurut Purwanto (2006:4), pengertian komunikasi bisnis yaitu komunikasi yang digunakan dalam dunia bisnis, mencakup berbagai macam bentuk komunikasi, baik komunikasi verbal ataupun komunikasi non verbal untuk mencapai tujuan tertentu. Pada dasarnya komunikasi bisnis ini dibagi dalam dua hal yaitu komunikasi verbal dan komunikasi non verbal.
Komunikasi Verbal
Komunikasi verbal merupakan komunikasi yang digunakan untuk memberikan informasi bisnis kepada pihak lain dengan menggunakan media tulis ataupun lisan. Jenis komunikasi ini memiliki struktur terartur dan terorganisir dengan baik. Sehingga pesan-pesan yang disampaikan bisa diterima dengan baik.
Contoh penggunaan komunikasi verbal dalam iklan teh botol sosro iyalah “Apapun makananya minumnya tetap teh botol sosro” jika kita perhatikan selogan ini sudah menjadi cirikhas dari teh botol sosro pada setiap iklanya,kalimat ini bukan saja berupa ucapan tetapijuga berupa tulisan yang terdapat pada setiap iklan dan bahkan kemasan dari teh botol sosro tersebut.

Komunikasi Nonverbal

Menurut teori Antropologi, sebelum manusia berkomunikasi dengan kata-kata, mereka telah menggunakan komunikasi non verbal dalam gerakan-gerakan tubuh. Bahasa tubuh digunakan sebagai alat berkomunikasi dengan orang lain.
Contoh penggunaan komunikasi verbal dalam iklan teh botol sosro iyalah menampilkan visual dari gambar kemasan teh botol sosro pada setiap iklanya,hal ini member tau secara tidak langsung kepada konsumen jika apapun yang dimakan minumnya teh botol sosro, sesuai selogan yang dimiliki oleh teh botol sosro tersebut.
Etika bisnis
Merupakan cara untuk melakukan kegiatan bisnis, yang mencakup seluruh aspek yang berkaitan dengan individu, perusahaan dan juga masyarakat. Etika Bisnis dalam suatu perusahaan dapat membentuk nilai, norma dan perilaku karyawan serta pimpinan dalam membangun hubungan yang adil dan sehat dengan pelanggan/mitra kerja, pemegang saham, masyarakat.
Perusahaan meyakini prinsip bisnis yang baik adalah bisnis yang beretika, yakni bisnis dengan kinerja unggul dan berkesinambungan yang dijalankan dengan mentaati kaidah-kaidah etika sejalan dengan hukum dan peraturan yang berlaku.
Etika Bisnis dapat menjadi standar dan pedoman bagi seluruh karyawan termasuk manajemen dan menjadikannya sebagai pedoman untuk melaksanakan pekerjaan sehari-hari dengan dilandasi moral yang luhur, jujur, transparan dan sikap yang profesional.
Tiga pendekatan dasar dalam merumuskan tingkah laku etika bisnis, yaitu :
  • Utilitarian Approach : setiap tindakan harus didasarkan pada konsekuensinya. Oleh karena itu, dalam bertindak seseorang seharusnya mengikuti cara-cara yang dapat memberi manfaat sebesar-besarnya kepada masyarakat, dengan cara yang tidak membahayakan dan dengan biaya serendah-rendahnya.
  • Individual Rights Approach : setiap orang dalam tindakan dan kelakuannya memiliki hak dasar yang harus dihormati. Namun tindakan ataupun tingkah laku tersebut harus dihindari apabila diperkirakan akan menyebabkan terjadi benturan dengan hak orang lain.
  • Justice Approach : para pembuat keputusan mempunyai kedudukan yang sama, dan bertindak adil dalam memberikan pelayanan kepada pelanggan baik secara perseorangan ataupun secara kelompok.
Etika bisnis yang harus dipahami dan dilakukan para profesional, antara lain:[1]
  • Sebutkan nama lengkap
Dalam situasi berbisnis, mitra sebaiknya menyebutkan nama lengkap saat berkenalan. Namun jika namanya terlalu panjang atau sulit diucapkan, akan lebih baik jika sedikit menyingkat.
  • Berdirilah saat memperkenalkan diri
Berdiri saat mengenalkan diri akan menegaskan kehadiran mitra. Jika kondisinya tidak memungkinkan untuk berdiri, setidaknya mundurkan kursi, dan sedikit membungkuk agar orang lain menilai positif kesopanan motra.
  • Ucapkan terima kasih secukupnya
Dalam percakapan bisnis dengan siapapun, bos atau mitra perusahaan, hanya perlu mengucapkan terima kasih satu atau dua kali. Jika mengatakannya berlebihan, orang lain akan memandang kalau mitranya sangat memerlukannya dan sangat perlu bantuan.
  • Kirim ucapan terima kasih lewat email setelah pertemuan bisnis
Setelah mitra menyelesaikan pertemuan bisnis, kirimkan ucapan terima kasih secara terpisah ke email pribadi rekan bisnis Anda. Pengiriman lewat email sangat disarankan, mengingat waktu tibanya akan lebih cepat.
  • Jangan duduk sambil menyilang kaki
Tak hanya wanita, pria pun senang menyilangkan kakinya saat duduk. Namun dalam kondisi kerja, posisi duduk seperti ini cenderung tidak sopan. Selain itu, posisi duduk seperti ini dapat berdampak negatif pada kesehatan.
  • Tuan rumah yang harus membayar
Jika mengundang rekan bisnis untuk makan di luar, maka sang mitralah yang harus membayar tagihan. Jika sang mitra seorang perempuan, sementara rekan bisnis atau klien, laki-laki, ia tetap harus menolaknya. Dengan mengatakan bahwa perusahaan yang membayarnya, bukan uang pribadi.
Prinsip-prinsip Etika bisnis
A. Prinsip-prinsip menurut Coux Round Table
- Tanggung jawab dalam hal yang dikerjakan
- Dalam aspek berbisnis harus menuju inovasi, keadilan, dan komunitas dunia
- Saling percaya dalam perilaku

Referensi

Tidak ada komentar:

Posting Komentar